Jumat, 25 Januari 2019

A. Buat flowchart aplikasi
START

Input :
Nama Variabel
Jumlah Item Variabel
Nilai Item Terkecil
Nilai Item Terbesar
Rerata Empirik

Menghitung :
Rentang Minimal
Rentang Maksimal
Rentang Skor
Standar Deviasi
Rerata Hipotek

Grafik
Hasil Kategorisasi

END
B. Buat Desain Output (interface) Aplikasi
Main Menu
Kategorisasi
About
Help





 ðŸ™‹ðŸ™‹

Sabtu, 13 Oktober 2018


 #SIP_PENGERTIAN SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

A. Pengertian.
1. Definisi/Pengertian :           1. Sistem.
                                                2. Informasi.
                                                3. Psikologi.
                                                4. Sistem informasi psikologi.
1).        Menurut Eriyanto (2004) Sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks.
            Menurut Hanif Al Fatta (2007) Sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung sama lain.
            Menurut Samiaji Sarosa (2009) Sistem adalah sekumpulan komponen atau subsistem, sehingga sistem terdiri dari beberapa subsistem dan demikian juga sebaliknya.
            Menurut Ida Nuraida (2008) Sistem adalah kumpulan komponen dimana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling bergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu.
            Menurut Aim Abdulkarim (2008) Sistem adalah keseluruhan dari beberapa bagian yang mempunyai hubungan fungsional, baik antara bagian-bagian maupun hubungan struktural sehingga hubungan tersebut menimbulkan suatu kebergantungan.
2).        Menurut Chr. Jimmy. L.Gaol (2008) Informasi adalah segala sesuatu keterangan yang bermanfaat untuk para pengambil keputusan/manajer dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya.
            Menurut Laudon (dalam Gaol, 2008) Informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
            Menurut Zulkifli Amsyah (2005) Informasi adalah data yang sudah diolah ke dalam bentuk tertentu sesuai dengan keperluan pemakaian informasi tersebut.
            Menurut Hendi Haryadi (2009) Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian yang nyata yang dihgunakan untuk pengambilan keputusan.
3).        Menurut Widjono (2007) Psikologi berasal dari kata psyche berarti jiwa, dan logos berarti ilmu, psikologi ialah ilmu jiwa.
            Menurut Carole Wade & Carol Tavris (2007) Psikologi adalah sebagai disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
            Menurut Arief Budiman (2006) Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, khususnya dari segi kejiwaannya.
            Menurut Nasarudin Latif (1996) Psikologi adalah ilmu yang membahas keadaan jiwa dan gerak kegiatan (aktivitas) serta karya jiwa manusia.
            Menurut Dali Gulö (1982) Psikologi adalah ilmu yang mempelajari proses-proses mental dan perilaku makhluk hidup, ataupun proses-proses mental dan perilaku itu sendiri.
4).        Menurut Kusrini & Andri kaniyo (2007) Sistem Informasi Psikologi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi berguna dalam pengambilan keputusan.
            Menurut Irene Joos, dkk (2009) Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem yang memiliki tujuan sendiri untuk menghasilkan informasi dengan menggunakan sistem input/proses/output.
            Menurut Rusdiana & Irfan (2014) adalah Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem yang digunakan untuk memperoleh data yang berarti bagi si pengguna atau penerima mengenai ilmu pengetahuan tentang perilaku manusia atau psikologi.
            Menurut Jogiyanto (2005) Sistem Informasi Psikologi adalah sebuah prosedur pelaksanaan yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang digunakan untuk mengolah kumpulan data yang didalamnya meliputi bidang psikologi (perilaku manusia).
B. Komputer dan Sistem kognisi :      1. Jelaskan tentang arsitektur komputer, uraikan                                                                    kelebihan dan kekurangannya.
                                                            2. Jelaskan tentang sistem kognisi manusia.
                                                            3. Uraikan kaitan antara arsitektur komputer dan sistem
                                                            kognisi manusia serta tentukan mana yang optimal.
1).        Menurut Alfatta (2007) Arsitektur Komputer adalah ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
            Menurut Syafrizal Melwin (2005) Arsitektur Komputer adalah perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.

Kelebihan dan kekurangan dari Arsitektur Komputer, yaitu :

Kelebihan:
1. Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu.
2. Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user).
3. Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
4. Menggunakan teknologi time sharring.
5. Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS. 

Kekurangan:
1. Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk menyimpannya.
2. Harganya sangat mahal.
3. Interface dengan pengguna masih menggunakan teks.
4. Kerjanya sangat lama.
5. Membutuhkan daya listrik yang sangat besar.
2).        Menurut Piaget (dalam Solso, 2007) struktur kognitif merupakan mental framework yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasi, mereorganisasi, serta mentransformasikannya. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang.
            Menurut Solso (2007) Struktur Kognitif Manusia merupakan sebuah proses mental dasar yang digunakan untuk memperoleh sebuah informasi. Fungsi dari struktur kognisi manusia antara lain, struktur pembanding, dimana otak manusia memproses dan membandingkan informasi dengan cara mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dari  informasi-informasi yang didapat, yang kedua adalah struktur representasi symbol dan mengubahnya menjadi sebuah informasi (termasuk bahasa verbal dan non verbal), yang  ketiga adalah struktur alasan logis yang digunakan untuk mengubah pikiran yang abstrak menjadi pikiran yang sistematis sehingga informasi lebih mudah untuk dipahami.
3).        Menurut Syani Abdul (2012) Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya).
            Menurut Abdulkarim (2008) Struktur kognitif adalah keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan manfsirkan dunia dan kejadian-kejadian. Sedangkan manusia (Abdulkarim, 2005), secara kodrati merupakan makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga berperan sebagai makhluk sosial.
Yang dapat saya simpulkan dari kaitan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah keduanya sama-sama memproses informasi. Dalam pengoperasian komputer, sistem yang digunakan seperti sistem kerja kognisi kita. Hal ini karena manusia sendiri yang menciptakan computer. Manusia sendiri sangat mengagumi sistem kerja otak, sehingga menciptakan suatu alat yang sistemnya menyerupai otak manusia. Penggunaan icon-icon seperti folder di desain di computer dengan bentuk map, notepad di desain dengan bentuk seperti agenda, lalu delete di desain dengan bentuk tong sampah, dan lainnya itu dimaksudkan agar memudahkan kita dalam mengoperasikan computer. Hal ini juga karena kognisi manusia memang lebih mudah mengetahui atau sesuatu dengan mengal polanya terlebih dahulu.
Jadi yang optimal dari keterkaitan antara arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia adalah kognisi manusia, sedangkan arsitektur komputer hanya membantu kognisi manusia saja.
C. CBIS (Computer Based Information System) :     1. Uraikan tentang CBIS.
                                                                                    2. Jelaskan 4 evolusi CBIS, yaitu
                                                                                    -EDPàElektronic data processing.
                                                                                    -SIM.
                                                                                    -Otomatisasi Kantor.
                                                                                    -Expert System.
1).        Menurut Leod (dalam Fattah, 1995) Computer based information system adalah mengatakan bahwa informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.
2). 4 Evolusi CBIS, yaitu :
 -EDP (Electronic data processing) :
            Menurut Ron Weber (1999) EDP auditing adalah proses mengumpulkan dan menilai bukti untuk menentukan apakah sistsem computer mampu mengamankan harta, memelihara kebenaran data maupun mencapai tujuan organisasi perusahaan secara efektif dan menggunakan aktiva perusahaan secara hemat.
-SIM :
            Menurut Gordon B. Davis (2009) SIM merupakan integrasi manusia dan mesin guna menyediakan informasi untuk mendukung fungsi operasional mana.
-Otomatisasi Kantor :
            Menurut G.R Terry (2005) Otomatisasi Kantor adalah pengaturan dengan satu mesin atau lebih yang dijalankan tanpa pengikutsertaan manusia, kecuali untuk menekan tombol bergerak. Pengaturan tersebut menggunakan peralatan atau mesin-mesin yang memiliki kecepatan tinggi. Dalam artian yan sangat nyata, otomatisasi informasi kepada dan dari orang yang berada di dalam atau di luar perusahaan.


-Expert System :
            Menurut Syammsudin Aries (2004) Expert system, Sistem pakar adalah pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli.
            Menurut Kusumadewi (2003) Expert system, Sistem Pakar adalah orang yang memiliki pengetahuan, penilaian, pengalaman, metode khusus, serta kemampuan untuk menerapkan bakat ini dalam memberi nasihat dan memecahkan masalah. Misalnya seorang dokter, penasehat keuangan, pakar mesin mobil, dll.






















Daftar Pustaka :

Eriyanto. 2004. Analisis Framing. Yogyakarta : LkiS.
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Andi. Yogyakarta.
Samiaji Sarosa (2009), Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta: Grasindo.
Ida, Nuraida. 2008. Manajemen Administrasi Perkantoran. Yogyakarta: Kanisius.
Abdulkarim, Aim. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Kelas XII SMA Grafido Media Pratama: Yogyakarta.
Chr. Jimmy L. Gaol. (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: PT Gramedia.
Gaol, C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo. (Google Book).
Amsyah, Zulkifli. 2005. Manajemen Sistem Informasi. Jakarta : Garamedia Pustaka Utama.
Haryadi, Hendi. 2009. Administrasi Perkantoran untuk Manajer & Staf. Jakarta: Visimedia.
Hs, Widjono. 2007. Bahasa Indonesia: Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Cet. 2. Jakarta: PT Grasindo.
Wade, Carole, dan Carol Tavris. (2007). Psychology,9th edition, bahasa indonesia language edition. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Budiman, Arif. 2006. Kebebasan, Negara, Pembangunan: Kumpulan Tulisan 1965-2005. Jakarta: Pustaka Alvabet.
Latif, Nasarudin, Teori dan Praktik Dakwah Islamiyah (Jakarta: Firma Dara, tt).
Dali Gulo. 1982. Kamus Psikologi. Bandung: Penerbit Tonis.
Andry, Koniyo dan Kusrini. 2007. Tuntunan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta: Andi.
Joos, I. Dkk. (2009). Belajar Cepat Komputer: Panduan untuk Profesi Kesehatan (ed.3). Jakarta: EGC. (Google Book).
Dr. H.A. Rusdiana, M., & Moch. Irfan, S. M. (2014). Sistem Informasi Manajemen. Bandung: Pustaka Setia.
Jogiyanto, H.M., 2005, Analisa dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis, ANDI, Yogyakarta.
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Andi. Yogyakarta.
Melwin Syafrizal. 2005, Pengantar Jaringan computer. ANDI Yogyakarta.
Piaget, Jean, & Barbel Inhelder, Psikologi Anak, Terj. Miftahul Jannah, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, Cet. 1, 2010.
Solso, Robert. Dkk. (2008). Psikologi Kognitif Edisi Delapan. Jakarta: Erlangga.
Abdul Syani. 2012. Sosiologi Sistematika Teori dan Terapan. Jakarta : Budi Aksara.
Abdulkarim, A. (2008). Pendidikan kewarganegaraan. Jakarta: Grafindo Media Pratama.
Leod, R. J. (1995). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: PT Prenhallindo.
Weber, Ron. 1999, Information Systems Control and Audit 2nd edition,Prentice Hall Inc, New Jersey.
Gordon B. Davis. 2009. “Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen”, PT.Midas Surya Grafindo. Jakarta.
George R. Terry (2005), Principles  of Management, Alexander Hamilton Institute, New York.
Syamsuddin, Aries , PENGANTAR SISTEM PAKAR , 2004.
Kusumadewi, Sri. Artificial Intelligence Teknik dan Aplikasinya. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2003.

A. Buat flowchart aplikasi START Input : Nama Variabel Jumlah Item Variabel Nilai Item Terkecil Nilai Item Terbesar Rerata E...