#SIP_PENGERTIAN SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
A. Pengertian.
1. Definisi/Pengertian
: 1. Sistem.
2.
Informasi.
3.
Psikologi.
4.
Sistem informasi psikologi.
1). Menurut Eriyanto (2004) Sistem adalah
suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama
lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks.
Menurut Hanif Al Fatta (2007) Sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau
variabel-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung
sama lain.
Menurut Samiaji Sarosa (2009) Sistem adalah sekumpulan komponen atau subsistem, sehingga sistem terdiri
dari beberapa subsistem dan demikian juga sebaliknya.
Menurut Ida Nuraida (2008) Sistem adalah
kumpulan komponen dimana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling
berinteraksi dan saling bergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk
bekerja mencapai tujuan tertentu.
Menurut Aim Abdulkarim (2008) Sistem adalah keseluruhan dari beberapa bagian yang mempunyai hubungan
fungsional, baik antara bagian-bagian maupun hubungan struktural sehingga
hubungan tersebut menimbulkan suatu kebergantungan.
2). Menurut Chr. Jimmy. L.Gaol (2008) Informasi adalah segala sesuatu keterangan yang bermanfaat untuk para
pengambil keputusan/manajer dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang sudah
ditetapkan sebelumnya.
Menurut Laudon (dalam Gaol, 2008) Informasi adalah data yang sudah dibentuk ke dalam sebuah formulir bentuk
yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Menurut Zulkifli Amsyah (2005) Informasi adalah data yang sudah diolah ke dalam bentuk tertentu sesuai
dengan keperluan pemakaian informasi tersebut.
Menurut Hendi Haryadi (2009) Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data dalam suatu
bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan
kejadian-kejadian yang nyata yang dihgunakan untuk pengambilan keputusan.
3). Menurut Widjono (2007) Psikologi
berasal dari kata psyche berarti jiwa, dan logos berarti ilmu, psikologi ialah
ilmu jiwa.
Menurut Carole Wade & Carol Tavris (2007) Psikologi adalah sebagai disiplin ilmu yang
berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan
berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan berbagai proses mental ini
dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Menurut Arief Budiman (2006) Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah
laku manusia, khususnya dari segi kejiwaannya.
Menurut Nasarudin Latif (1996) Psikologi adalah ilmu yang membahas keadaan jiwa dan gerak kegiatan (aktivitas) serta karya
jiwa manusia.
Menurut Dali Gulö (1982) Psikologi adalah ilmu yang mempelajari proses-proses mental dan perilaku makhluk hidup,
ataupun proses-proses mental dan perilaku itu sendiri.
4). Menurut Kusrini & Andri kaniyo (2007) Sistem Informasi Psikologi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi
terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi berguna dalam pengambilan
keputusan.
Menurut Irene Joos, dkk (2009) Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem yang memiliki tujuan sendiri untuk menghasilkan
informasi dengan menggunakan sistem input/proses/output.
Menurut Rusdiana & Irfan (2014) adalah Sistem
Informasi Psikologi adalah suatu sistem yang digunakan untuk memperoleh data
yang berarti bagi si pengguna atau penerima mengenai ilmu pengetahuan tentang
perilaku manusia atau psikologi.
Menurut Jogiyanto (2005) Sistem Informasi Psikologi
adalah sebuah prosedur pelaksanaan yang terdiri dari bagian-bagian yang saling
berhubungan yang digunakan untuk mengolah kumpulan data yang didalamnya
meliputi bidang psikologi (perilaku manusia).
B. Komputer dan Sistem
kognisi : 1. Jelaskan tentang
arsitektur komputer, uraikan kelebihan dan
kekurangannya.
2. Jelaskan
tentang sistem kognisi manusia.
3. Uraikan kaitan antara arsitektur
komputer dan sistem
kognisi
manusia serta tentukan mana yang optimal.
1). Menurut Alfatta (2007) Arsitektur Komputer
adalah ilmu dan sekaligus seni mengenai cara
interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah
komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.
Menurut Syafrizal Melwin (2005) Arsitektur
Komputer adalah perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem
komputer.
Kelebihan dan kekurangan dari Arsitektur
Komputer, yaitu :
Kelebihan:
1. Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu.
2. Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user).
3. Dapat membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
4. Menggunakan teknologi time sharring.
5. Kecepatan kerja processornya hingga 1GOPS.
Kekurangan:
1. Karena ukurannya yang besar, maka diperlukan ruangan yang besar untuk
menyimpannya.
2. Harganya sangat mahal.
3. Interface dengan pengguna masih menggunakan teks.
4. Kerjanya sangat lama.
5. Membutuhkan daya listrik yang sangat besar.
2). Menurut
Piaget (dalam Solso, 2007) struktur kognitif merupakan mental framework yang
dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan
menginterpretasi, mereorganisasi, serta mentransformasikannya. Struktur
kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang
diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi
lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka
struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang.
Menurut Solso (2007) Struktur Kognitif Manusia merupakan
sebuah proses mental dasar yang digunakan untuk memperoleh sebuah informasi.
Fungsi dari struktur kognisi manusia antara lain, struktur pembanding, dimana
otak manusia memproses dan membandingkan informasi dengan cara mengidentifikasi
kesamaan dan perbedaan dari informasi-informasi yang didapat, yang kedua
adalah struktur representasi symbol dan mengubahnya menjadi sebuah informasi
(termasuk bahasa verbal dan non verbal), yang ketiga adalah struktur
alasan logis yang digunakan untuk mengubah pikiran yang abstrak menjadi pikiran
yang sistematis sehingga informasi lebih mudah untuk dipahami.
3). Menurut Syani Abdul (2012) Arsitektur
komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu
sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan
deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain
(kecepatan proses dan sistem interkoneksinya).
Menurut Abdulkarim (2008) Struktur kognitif adalah
keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan
manfsirkan dunia dan kejadian-kejadian. Sedangkan manusia (Abdulkarim, 2005),
secara kodrati merupakan makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk
individu, manusia juga berperan sebagai makhluk sosial.
Yang dapat saya
simpulkan dari kaitan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah
keduanya sama-sama memproses informasi. Dalam pengoperasian komputer, sistem
yang digunakan seperti sistem kerja kognisi kita. Hal ini karena manusia
sendiri yang menciptakan computer. Manusia sendiri sangat mengagumi sistem
kerja otak, sehingga menciptakan suatu alat yang sistemnya menyerupai otak
manusia. Penggunaan icon-icon seperti folder di desain di computer dengan
bentuk map, notepad di desain dengan bentuk seperti agenda, lalu delete di
desain dengan bentuk tong sampah, dan lainnya itu dimaksudkan agar memudahkan
kita dalam mengoperasikan computer. Hal ini juga karena kognisi manusia memang
lebih mudah mengetahui atau sesuatu dengan mengal polanya terlebih dahulu.
Jadi yang optimal dari
keterkaitan antara arsitektur komputer dengan sistem kognisi manusia adalah
kognisi manusia, sedangkan arsitektur komputer hanya membantu kognisi manusia
saja.
C. CBIS (Computer Based
Information System) : 1. Uraikan
tentang CBIS.
2.
Jelaskan 4 evolusi CBIS, yaitu
-EDPÃ Elektronic
data processing.
-SIM.
-Otomatisasi
Kantor.
-Expert
System.
1). Menurut Leod (dalam Fattah, 1995)
Computer based information system adalah mengatakan bahwa informasi adalah data
yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.
2). 4 Evolusi CBIS,
yaitu :
-EDP (Electronic data processing) :
Menurut Ron Weber (1999) EDP auditing adalah proses
mengumpulkan dan menilai bukti untuk menentukan apakah sistsem computer mampu
mengamankan harta, memelihara kebenaran data maupun mencapai tujuan organisasi
perusahaan secara efektif dan menggunakan aktiva perusahaan secara hemat.
-SIM :
Menurut Gordon B. Davis (2009)
SIM merupakan integrasi manusia dan mesin guna menyediakan informasi untuk
mendukung fungsi operasional mana.
-Otomatisasi Kantor :
Menurut G.R Terry
(2005) Otomatisasi Kantor adalah pengaturan dengan satu mesin atau lebih yang
dijalankan tanpa pengikutsertaan manusia, kecuali untuk menekan tombol
bergerak. Pengaturan tersebut menggunakan peralatan atau mesin-mesin yang
memiliki kecepatan tinggi. Dalam artian yan sangat nyata, otomatisasi informasi
kepada dan dari orang yang berada di dalam atau di luar perusahaan.
-Expert System :
Menurut Syammsudin
Aries (2004) Expert system, Sistem pakar adalah pengetahuan manusia ke
komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa
dilakukan para ahli.
Menurut Kusumadewi (2003) Expert
system, Sistem Pakar adalah orang yang memiliki
pengetahuan, penilaian, pengalaman, metode khusus, serta kemampuan untuk
menerapkan bakat ini dalam memberi nasihat dan memecahkan masalah. Misalnya seorang dokter, penasehat keuangan, pakar mesin
mobil, dll.
Daftar
Pustaka :
Eriyanto. 2004. Analisis Framing. Yogyakarta : LkiS.
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Andi. Yogyakarta.
Samiaji Sarosa (2009), Sistem Informasi Akuntansi, Jakarta: Grasindo.
Ida, Nuraida. 2008. Manajemen Administrasi Perkantoran. Yogyakarta: Kanisius.
Abdulkarim, Aim. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Kelas XII SMA Grafido Media Pratama:
Yogyakarta.
Chr.
Jimmy L. Gaol. (2008). Sistem Informasi
Manajemen. Jakarta: PT Gramedia.
Gaol,
C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo.
(Google Book).
Amsyah, Zulkifli. 2005. Manajemen Sistem Informasi. Jakarta : Garamedia Pustaka Utama.
Haryadi, Hendi. 2009. Administrasi Perkantoran untuk Manajer & Staf. Jakarta:
Visimedia.
Hs,
Widjono. 2007. Bahasa Indonesia: Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di
Perguruan Tinggi. Cet. 2. Jakarta: PT Grasindo.
Wade, Carole, dan Carol Tavris. (2007). Psychology,9th edition, bahasa indonesia
language edition. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Budiman,
Arif. 2006. Kebebasan, Negara, Pembangunan: Kumpulan Tulisan 1965-2005.
Jakarta: Pustaka Alvabet.
Latif, Nasarudin, Teori
dan Praktik Dakwah Islamiyah (Jakarta: Firma Dara, tt).
Dali Gulo. 1982. Kamus Psikologi. Bandung: Penerbit
Tonis.
Andry, Koniyo dan Kusrini. 2007. Tuntunan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual
Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta: Andi.
Joos,
I. Dkk. (2009). Belajar Cepat Komputer: Panduan untuk Profesi
Kesehatan (ed.3). Jakarta: EGC. (Google Book).
Dr. H.A. Rusdiana, M., & Moch. Irfan, S. M.
(2014). Sistem Informasi Manajemen. Bandung: Pustaka Setia.
Jogiyanto, H.M., 2005, Analisa dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan
Praktik Aplikasi Bisnis, ANDI, Yogyakarta.
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Andi. Yogyakarta.
Melwin Syafrizal. 2005, Pengantar Jaringan computer.
ANDI Yogyakarta.
Piaget, Jean, & Barbel Inhelder, Psikologi Anak, Terj.
Miftahul Jannah, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, Cet. 1, 2010.
Solso, Robert. Dkk. (2008). Psikologi Kognitif Edisi Delapan. Jakarta: Erlangga.
Abdul Syani. 2012. Sosiologi
Sistematika Teori dan Terapan. Jakarta : Budi Aksara.
Abdulkarim,
A. (2008). Pendidikan kewarganegaraan. Jakarta: Grafindo Media Pratama.
Leod,
R. J. (1995). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: PT Prenhallindo.
Weber, Ron.
1999, Information Systems Control and Audit 2nd edition,Prentice Hall Inc, New
Jersey.
Gordon B.
Davis. 2009. “Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen”, PT.Midas Surya
Grafindo. Jakarta.
George R.
Terry (2005), Principles of Management,
Alexander Hamilton Institute, New York.
Syamsuddin, Aries , PENGANTAR SISTEM PAKAR ,
2004.
Kusumadewi, Sri.
Artificial Intelligence Teknik dan Aplikasinya. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2003.